Bagi umat Muslim, bulan Ramadan adalah bulan yang paling mulia dalam setahun. Di bulan penuh berkah ini, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, pintu surga dibuka lebar, dan pintu neraka ditutup. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadan adalah melaksanakan ibadah umroh. Lalu, apa saja keutamaan melakukan ibadah umroh di bulan Ramadan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Dalil Keutamaan Umroh di Bulan Ramadan
Keutamaan umroh di bulan Ramadan bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki landasan hadis yang kuat. Rasulullah SAW bersabda:
“Umroh di bulan Ramadan menyamai (pahala) haji, atau haji bersamaku.”
(HR. Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Abbas RA)
Hadis ini menjadi landasan utama mengapa umroh Ramadan begitu istimewa. Tentu saja, pahala yang dimaksud bukan berarti menggugurkan kewajiban haji — karena haji tetap wajib bagi yang mampu — namun menunjukkan betapa agungnya ganjaran yang Allah SWT siapkan bagi hamba-Nya yang menunaikan umroh di bulan suci ini.
1. Pahala Setara dengan Haji Bersama Rasulullah SAW
Keutamaan paling utama dari umroh di bulan Ramadan adalah pahalanya yang setara dengan ibadah haji — bahkan dalam riwayat tertentu disebut setara haji bersama Rasulullah SAW. Ini adalah karunia yang luar biasa besar dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang tidak henti berusaha mendekatkan diri kepada-Nya.
Bayangkan: dengan satu perjalanan umroh di bulan Ramadan, Anda mendapatkan pahala yang Allah SWT setarakan dengan ibadah paling agung dalam Islam — ibadah haji. Inilah mengapa ribuan jamaah dari seluruh dunia berlomba-lomba memenuhi Masjidil Haram di setiap Ramadan.
2. Lipatan Pahala di Bulan Penuh Berkah
Di bulan Ramadan, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Shalat sunnah bernilai seperti shalat wajib, dan shalat wajib pahalanya berlipat ganda dari hari biasa. Prinsip yang sama berlaku untuk ibadah umroh.
Setiap langkah tawaf, setiap putaran sa’i antara Shafa dan Marwah, setiap doa yang dipanjatkan di Tanah Suci — semua mendapat ganjaran berlipat ganda di bulan Ramadan. Ini menjadikan umroh Ramadan sebagai investasi akhirat yang nilainya tak ternilai.
3. Suasana Spiritual yang Tak Tertandingi
Siapa pun yang pernah berada di Masjidil Haram pada malam-malam Ramadan akan merasakan atmosfer spiritual yang sangat berbeda dari bulan biasa. Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengisi udara, jamaah dari berbagai penjuru dunia bersujud bersama dalam kekhusyukan yang luar biasa, dan suasana batin yang begitu tenang dan damai.
Melaksanakan shalat tarawih di Masjidil Haram, berbuka puasa bersama jutaan jamaah di depan Ka’bah, dan mendengarkan tilawah imam Masjidil Haram yang merdu — semua ini adalah pengalaman spiritual yang tidak bisa dirasakan di tempat lain di dunia.
4. Malam Lailatul Qadar di Tanah Suci
Salah satu keistimewaan paling besar dari umroh Ramadan adalah peluang untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar di Tanah Suci. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.”
(QS. Al-Qadr: 3)
Mendapatkan malam Lailatul Qadar di Masjidil Haram sambil melaksanakan tawaf atau beri’tikaf di depan Ka’bah adalah impian setiap Muslim. Di bulan Ramadan, terutama pada sepuluh hari terakhir, jamaah umroh berkesempatan meraih keutamaan yang tidak tertandingi ini.
5. Doa yang Lebih Mustajab
Dua waktu dan tempat yang terkenal sebagai tempat terkabulnya doa adalah: bulan Ramadan dan Tanah Suci (khususnya depan Ka’bah, di Multazam, dan di Raudhah Masjid Nabawi). Ketika umroh dilaksanakan di bulan Ramadan, kedua keistimewaan ini bergabung menjadi satu.
Para ulama sepakat bahwa doa yang dipanjatkan di Multazam (area antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah) adalah salah satu doa yang paling mudah dikabulkan Allah SWT. Apalagi jika dipanjatkan di bulan Ramadan — maka sungguh tidak ada alasan bagi seorang Muslim untuk tidak memaksimalkan kesempatan ini sebaik-baiknya.
6. Penyucian Diri dan Pengampunan Dosa
Rasulullah SAW bersabda:
“Dari umroh ke umroh berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasannya selain surga.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Umroh di bulan Ramadan memadukan dua kekuatan penyucian diri yang luar biasa: ampunan Ramadan dan penghapusan dosa melalui umroh. Bagi seorang Muslim yang sungguh-sungguh bertobat dan menjalankan ibadah dengan ikhlas, ini adalah kesempatan untuk kembali bersih seperti bayi yang baru lahir.
7. Shalat di Masjidil Haram Bernilai 100.000 Kali Lebih Banyak
Di luar bulan Ramadan pun, satu shalat di Masjidil Haram sudah setara dengan 100.000 shalat di tempat lain. Di bulan Ramadan, keutamaan ini berlipat lagi karena setiap amal dilipatgandakan. Artinya, jamaah umroh Ramadan yang mendirikan shalat di Masjidil Haram mendapatkan pahala yang begitu besar hingga akal manusia pun tidak mampu menghitungnya.
Oleh karena itu, para jamaah umroh Ramadan dianjurkan untuk memperbanyak shalat sunnah di dalam Masjidil Haram selama berada di Makkah, baik siang maupun malam.
Tips Mempersiapkan Umroh Ramadan
Mengingat begitu besarnya keutamaan umroh di bulan Ramadan, tidak heran jika animo jamaah sangat tinggi pada periode ini. Biasanya paket umroh Ramadan habis jauh lebih cepat dibanding paket biasa, dan harganya pun cenderung lebih tinggi karena tingginya permintaan.
Beberapa hal yang perlu Anda siapkan dari jauh hari:
- Daftar lebih awal — Paket umroh Ramadan biasanya dibuka 6–12 bulan sebelum keberangkatan. Jangan menunggu terlalu lama.
- Pilih travel yang tepat — Pastikan travel Anda terdaftar resmi di Kemenag. Baca panduan kami tentang cara memilih agen travel umroh terpercaya sebelum memutuskan.
- Siapkan kondisi fisik — Puasa sambil beribadah intensif di cuaca panas membutuhkan stamina ekstra. Rutin olahraga dan jaga kesehatan sejak jauh hari.
- Lengkapi dokumen — Paspor, visa, dan vaksin meningitis harus disiapkan jauh sebelum keberangkatan. Pelajari panduan lengkap persiapan umroh dari A-Z agar tidak ada yang terlewat.
- Siapkan finansial — Biaya umroh Ramadan lebih tinggi dari bulan biasa. Rencanakan tabungan dengan matang.
- Pelajari doa dan manasik — Agar ibadah lebih khusyuk dan tidak sekadar ritual, pahami makna setiap rangkaian ibadah umroh.
Kapan Waktu Terbaik Umroh Ramadan?
Seluruh bulan Ramadan adalah waktu yang istimewa untuk umroh. Namun, banyak ulama dan jamaah berpengalaman merekomendasikan untuk memilih sepuluh hari terakhir Ramadan (10 malam terakhir), karena di sinilah kemungkinan jatuhnya malam Lailatul Qadar.
Konsekuensinya, paket umroh untuk periode ini biasanya paling mahal dan paling cepat habis. Jika budget terbatas, umroh di awal atau pertengahan Ramadan pun sudah luar biasa pahalanya.
Wujudkan Umroh Ramadan Impian Anda Bersama Umrohin
Ingin segera mewujudkan impian umroh di bulan Ramadan? Pastikan Anda memilih travel yang tepat, mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, dan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan proses pencarian paket terbaik.
Melalui aplikasi Umrohin, Anda dapat menemukan dan membandingkan berbagai paket umroh Ramadan dari travel-travel resmi berizin Kemenag RI — lengkap dengan detail fasilitas, ulasan jamaah, dan harga yang transparan. Semua dalam satu genggaman.
Kesimpulan
Keutamaan melakukan ibadah umroh di bulan Ramadan sungguh luar biasa: pahala setara haji, lipatan kebaikan yang tak terhitung, suasana spiritual yang tak tertandingi, peluang meraih Lailatul Qadar, doa yang lebih mustajab, serta pengampunan dosa yang berlimpah.
Jika Allah SWT memberikan kesempatan dan kemampuan, jangan tunda niat mulia ini. Mulai persiapkan diri Anda dari sekarang — baik dari sisi fisik, mental, finansial, maupun spiritual. Baca juga panduan persiapan umroh untuk pemula dan pastikan Anda memilih agen travel umroh yang benar-benar terpercaya agar perjalanan ibadah Anda berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Semoga Allah SWT memudahkan langkah kita semua menuju Baitullah di bulan Ramadan yang mulia. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

